MEMBANGGAKAN! Prestasi ini ditorehkan mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Obstetri dan Ginekologi (Obgyn) Unusa. Dia adalah dr. Ardita Faradhika Hidayati yang berhasil meraih predikat peserta terbaik pertama dalam Pelatihan Basic Surgical Skills (BSS) I Regional Periode 2 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Komisi Pelatihan Kolegium Obstetri dan Ginekologi Indonesia (KOGI) bersama Departemen Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga.
Dr. Ardita Faradhika Hidayati adalah alumni FK Unusa Angkatan 2015 yang kini mengambil PPDS Obgyn di Unusa bersama 4 peserta lainnya sebagai angkatan pertama. Selain PPDS Obgyn tahun ini Unusa juga dipercaya untuk menerima PPDS Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi (Paru).
Prestasi tersebut diraih setelah dr. Ardita mengikuti rangkaian pelatihan intensif selama tiga hari dan bersaing dengan 45 peserta lainnya yang berasal dari berbagai institusi penyelenggara PPDS Obgyn, baik perguruan tinggi negeri maupun swasta.
Capaian ini menjadi bentuk pengakuan atas kompetensi, ketekunan, dan kemampuan dr. Ardita dalam mengikuti pelatihan keterampilan bedah dasar yang menjadi salah satu tahapan penting dalam pendidikan dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa mendapatkan predikat ini. Bagi saya, pencapaian ini merupakan suatu kehormatan sekaligus motivasi untuk terus belajar, berproses, dan mengembangkan keterampilan bedah agar menjadi dokter yang lebih kompeten,” kata Adita.
Dikatakannya, selama mengikuti pelatihan, dirinya mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman berharga, terutama melalui bimbingan langsung dari para profesor dan dokter yang menjadi pelatih. “Saya belajar bahwa keterampilan bedah tidak hanya membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan latihan yang konsisten, tetapi juga pemahaman yang baik, kedisiplinan, serta komitmen untuk selalu mengutamakan keselamatan pasien.”
Adita berharapan ke depan pencapaian ini menjadi langkah awal bagi dirinya untuk terus berkembang hingga nanti menjadi dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi yang kompeten, profesional, dan bertanggung jawab. “Saya berharap ilmu serta keterampilan yang telah diperoleh dapat terus saya asah dan terapkan dalam praktik klinis, sehingga saya dapat memberikan pelayanan yang aman dan terbaik bagi setiap pasien,” katanya.

Keberhasilan menjadi meraih predikat peserta terbaik pertama menjadi kebanggaan bagi Unusa, khususnya Program Studi PPDS Obstetri dan Ginekologi. “Prestasi ini sekaligus mencerminkan pentingnya proses pendidikan klinis yang menempatkan penguasaan kompetensi, kedisiplinan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan sebagai prioritas,” kata Dekan FK Unusa, Prof Budi Santoso.
Sementara Ketua Program Studi PPDS Obgyn Unusa, Dr. Hermanto menambahkan, Unusa akan terus berkomitmen mengembangkan pendidikan kedokteran yang berorientasi pada kompetensi dan mutu layanan kesehatan. “Prestasi mahasiswa dalam kegiatan pelatihan profesional seperti BSS I diharapkan dapat menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan, memperkuat profesionalisme, dan mempersiapkan diri memberikan pelayanan kesehatan yang aman dan berkualitas bagi masyarakat,” katanya. (Humas Unusa)
English

