TAIWAN – Rangkaian kunjungan kerja Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) di Taiwan berlanjut pada hari kelima, Rabu (10/6). Rektor UNUSA Prof. Dr. Ir. Tri Yogi Yuwono, DEA., IPU., ASEAN.Eng., bersama Wakil Rektor 1 UNUSA Prof. Dr. Ir. Ahmad Rusdiansyah,M.Eng., CSCP., CLTD., IPU., dan Wakil Rektor 3 UNUSA Prof. Dr. Bambang Sektiari Lukiswanto, DEA., DVM., melakukan audiensi dan diskusi strategis bersama Kepala Perwakilan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei, Aris Sulistyo.
Pertemuan ini bertujuan untuk memastikan setiap langkah akademik UNUSA di Taiwan tetap berada dalam koridor hukum yang aman, serta memberikan perlindungan maksimal bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) maupun diaspora.

Dalam diskusi tersebut, Kepala Perwakilan KDEI, Aris Sulistyo, menyampaikan apresiasi sekaligus pesan penting kepada civitas akademika UNUSA. Agar institusi pendidikan selalu waspada dan berhati-hati terhadap berbagai program atau kegiatan yang mengatasnamakan akademis atau magang, namun pada prakteknya berpotensi menjadi modus eksploitasi tenaga kerja ilegal.
Selain sektor pendidikan, KDEI juga menyatakan kesiapannya untuk mendukung penyerapan tenaga kerja profesional. Pihak KDEI akan memfasilitasi serta memberikan informasi terbarukan kepada UNUSA terkait adanya peluang dan kebutuhan tenaga kerja bagi perawat di Taiwan.
Melalui kunjungan ini, UNUSA mempertegas posisinya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada kualitas akademik, tetapi juga peduli terhadap perlindungan sosial dan pembukaan akses pengembangan diri bagi masyarakat Indonesia di kancah internasional.(Humas Unusa)
English

