SURABAYA — Di antara para wisudawan Magister Keperawatan pada acara wisuda di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Rabu (22/4) siang, nama Yayuk Ekawati tampil menonjol berkat dedikasi dan keunikan perannya di dunia pelayanan kesehatan.
Lahir di Magetan pada 11 Juli 1979, ibu dari dua anak ini dikenal sebagai sosok profesional yang memiliki ketajaman pengamatan luar biasa dalam pengendalian infeksi di tempat kerjanya, RSUD Bhakti Dharma Husada Surabaya sebagai Infection Prevention Control Nurse (IPCN).
Rekan sejawat menjulukinya memiliki “mata elang klinis”, sebuah kemampuan yang membuatnya sigap mengidentifikasi potensi risiko infeksi sekecil apa pun. Dengan keberanian dan komitmen tinggi terhadap keselamatan pasien, isteri dari Mohamad Mulky Hidayat ini tidak ragu menegur siapa pun, tanpa memandang jabatan, demi memastikan standar keselamatan tetap terjaga.
Tak hanya unggul dalam praktik klinis, Yayuk juga dikenal sebagai fasilitator pendidikan dan pelatihan (diklat) yang inspiratif. Ia memiliki kemampuan mengubah pengetahuan teoritis menjadi keterampilan praktis yang mudah dipahami. Dengan pendekatan yang sabar dan adaptif, Yayuk membimbing setiap peserta pelatihan sesuai dengan gaya belajar masing-masing, sehingga materi yang disampaikan benar-benar dapat diterapkan dalam praktik sehari-hari.
Kombinasi antara ketegasan dalam menjaga mutu layanan dan kelembutan dalam mendidik menjadikan Yayuk Ekawati sosok teladan di bidang keperawatan. Keberhasilannya menyelesaikan studi Magister Keperawatan dengan IPK 3,94 menjadi bukti komitmennya untuk terus berkembang dan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.
Diharapkan, kiprah Yayuk Ekawati dapat menginspirasi tenaga kesehatan lainnya untuk tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga berani, peduli, dan berdampak nyata bagi keselamatan pasien.
Apa yang dilakukan Yayuk bukan sekadar praktik profesional, tetapi juga bagian dari kontribusi nyata terhadap agenda global Sustainable Development Goals, khususnya dalam menjamin keselamatan dan kualitas layanan kesehatan. Semangat ini selaras dengan komitmen Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya dalam mendukung pencapaian SDGs, yang juga tercermin dalam partisipasinya pada Times Higher Education Impact Rankings. (Humas Unusa)
English

