Mahasiswa Analis Kesehatan Unusa Sabet Juara 2 Olimpiade Teknologi Laboratorium Medik

Mataram

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) kembali mengukir prestasi dikancah Nasional. Kali ini Program Studi D4 Analis Kesehatan berhasil menyabet juara dua pada Olimpiade Nasional Mahasiswa Teknologi Laboratorium Medik di Politeknik Medika Farma Husada di Mataram, Sabtu (20/5).

Tiga mahasiswa yang tergabung dalam satu tim itu berhasil menyisihkan Perguruan Tinggi dari wilayah timur antara lain, Mataram, Surabaya, Bali, Aceh, Makassar, dan Kalimantan Selatan.

Ketiga mahasiswa yang mengharumkan nama Unusa masing-masing, Nastasya Nunki, Ikke Nanda Amalia, dan Aning Eka Ardiyagarini.

Gilang Nugraha, S.Si., M.Si, Dosen Pembimbing Tim Teknologi Laboratorium Medik Unusa menuturkan, kegiatan olimpiade nasional mahasiswa teknologi laboratorium medik harus rutin di lakukan, selain sebagai ajang perlombaan juga dapat menjadi ajang untuk mengukur sejauh mana kurikulum dan kemampuan dosen dalam memberikan ilmu analis kesehatan kepada mahasiswanya.

“Harapan ke depan bisa mengirimkan lebih banyak mahasiswa agar bisa lebih banyak mengikuti cabang lomba, karena tahun ini Unusa baru bisa mengikuti 1 cabang lomba dari 3 lomba yang diadakan. Alhamdulillah Unusa dapat menjadi juara. Semoga tahun depan Unusa dapat mengikuti semua bidang perlombaan agar bisa menjadi juara umum. Namun semua itu perlu persiapan yang matang dan perlu kerja keras,” katanya.

Ikke Nanda Amalia, mahasiswa semester 6 Prodi D4 Analis Kesehatan Unusa menjelaskan, rasa senang dan bersyukur bisa menyisihkan peserta dari daerah lain. Banyak persiapan yang harus dilakukan sehingga tim dari D4 Analis Kesehatan Unusa.

“Dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi tolok ukur pemahaman materi yang disampaikan para dosen. Disini (Olimpiade, red) sebagai implementasi materi di ruang kelas. Sebenarnya semua materi lomba telah didapatkan dalam perkuliahan, hanya saja ketika perlombaan perlu adanya penerapan teori dengan situasi yang ada di masyarakat saat ini,” ungkap mahasiswa asal Sidoarjo tersebut. (Humas Unusa)