Surabaya – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menandatangani kerja sama dengan Internasional Healthcare Traning Program (IHTP), Jumat (4/6). Kerja ssma ini sebagai upaya memenuhi kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) bidang kesehatan berstandart internasional.

Melalui Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS),Unusa akan melakukan pelatihan kepada calon ambulance nurse atau perawat ambulan yang sesuai dengan standart internasional.

Rektor Unusa, Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie, M.Eng menyambut baik kerja sama dengan yayasan Bhinawan bersama IHTP. Salah satu bentuk kerja sama ini untuk memenuhi kebutuhan perawat yang akan berkerja di luar negeri.

“Nantinya tidak hanya lulusan mahasiswa perawat dari Unusa namun universitas lainnya yang ada di seluruh Indonesia untuk mengikuti pelatihan ini,” ungkapnya.

Kerja sama ini meliputi pendidikan, pematangan skill, bahasa hingga culture dari peserta yang akan berkerja di luar negeri. “Kerja sama ini akan dijalankan langsung oleh LPKS Unusa,” ungkap Jazidie.

Jazidie menekankan jika LPKS Unusa tidak mengurusi penempatan calon perawat yang akan berkerja di luar negeri. “LPKS Unusa hanya menyiapkan calon perawat yang akan berangkat ke luar negeri, untuk urusan penempatan kami serahkan ke IHTP,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur IHTP, Yektiningtyastuti, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat., DNM menjelaskan nantinya IHTP melakukan perekrutan, penyiapan dan penempatan tenaga perawat berstandart internasional untuk memenuhi kebutuhan perawat di laur negeri. Banyaknya permintaan perawat di luar negeri seperti Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, Canda dan Jerman. “Jadi kami membutuhkan suport dari dunia pendidikan Kesehatan terlebih perawat di Jawa Timur terlebih dengan Unusa,” bebernya.

Yekti menjelaskan IHTP nantinya akan menyiapkan pendidikan awal dari calon perawat yang berstandart internasional. “Jadi nantinya kami siapkan mulai pendidikan, hingga persiapan mulai skill hingga bahasa yang sebagai persiapan perawat ini siap berkerja di luar negeri,” terangnya. (sar humas)

Spread the love