Direktur Akademi Kebidanan Mandiri Gresik Nur Hasanah memberikan cindera mata ke Wakil Dekan Fakultas Kesehatan Unusa Firdaus.

 

Surabaya – Mengalami perkembangan pesat prodi D IV Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dari Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menerima study banding dari Akademi Kebidanan Mandiri Gresik, Kamis 6 Februari 2020. Dalam study banding ini, Akademi Kebidanan Mandiri Gresik ini berencana akan membuka prodi K3.

Direktur Akademi Kebidanan Mandiri Gresik Nur Hasanah mengaku jika di Jawa Timur, salah satu jurusan Prodi K3 dari Unusa yang cukup berkembang pesat. Kondisi ini yang mendasari study banding ke Unusa untuk mempelajari kebuuthan yang diperlukan di prodi K3.

“Dengan kunjungan ini kami memahami apa saja yang kami butuhkan untuk membuka jurusan K3 yang memang saat ini masih dalam pengajuan melalui direktorat jendral pendidikan tinggi (Dikti),” ucap Nur Hasanah.

Wanita yang akrab disapa Nana ini menjelaskan jika Gresik yang banyak pabrik yang mendasari Akademi Kebidanan Mandiri Gresik membuka prodi K3. “Jadi kami ingin belajar lebih ke Unusa ini agar siap jika memang saat pembukaan prodi baru ini nantinya,” jelasnya.

Sedangkan Kaprodi DIV K3 Unusa Muslikha Nourma R, S.KM., M.KKK mengaku akan siap membantu untuk kerja sama dalam mengembangkan prodi Keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Terlebih kondisi ini akan dianggap sebagai mitra dari Unusa.

“Karena memang lapangan perkerjaan untuk K3 di perusahaan ini cukup banyak, jadi kami akan terus mengembangkan prodi K3 ini untuk lebih baik lagi,” jelasnya.

Meskipun baru dua tahun, namun Nourma yakin prodi DIV K3 dari Unusa ini akan lebih baik. “Kami saat ini masih terus berusaha untuk pengajuan dalam akareditasi kedepannya,” ucapnya.

Dalam study banding itu Prodi DIV K3 ini sudah memiliki beberapa fasilitas pendukung seperti laboratorium dan beberapa fasilitas lainnya. “Kami terus berupaya untuk lebih baik lagi untuk mencetak gerasi yang memumpuni dan islami,” beber Nourma. (sar humas)

Spread the love