Surabaya – Pendengaran menjadi salah satu komponen penting dalam tumbuh kembang anak. Masalahnya tidak semua anak memiliki kondisi yang sama, beberapa dari mereka memiliki gangguan pendengaran sejak lahir.
Hear The World Foundation (HTWF) sebagai salah satu yayasan internasional yang membantu anak-anak untuk bisa mendengar dengan alat bantu dengar mengunjungi Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) pada Senin (18/5) sore. Dalam pertemuan ini Senior Program Manager HTWF Jacqueline Drexler memaparkan misi dari organisasinya dan kemungkinan kerjasama yang bisa dilakukan keduanya.

Wakil Rektor 3 UNUSA, Prof. Dr. Bambang Sektiari Lukiswanto, DEA., DVM., menuturkan adanya rencana pendirian program studi baru. Hal ini sejalan dengan pembahasan bersama Jacqueline, yang mana menyebutkan adanya program studi audiologi yang sudah berkembang di beberapa negara.
Pertimbangan mengenai kurikulum yang harus dibuat juga turut melibatkan Jacqueline dalam membantu penyusunannya. Mengingat dirinya merupakan ahli dibidang tersebut. “Saya akan bantu mengarahkan ke rekan saya yang lebih mengerti mengenai kurikulum,” tegasnya.

Diskusi ini membuka jalan bagi UNUSA untuk memperluas jejaringnya, terutama di level internasional. Serta lewat langkah ini dapat membawa UNUSA untuk menjadi kampus yang lebih aware terhadap tumbuh kembang anak yang memiliki keterbatasan.(Humas Unusa)
English

