Surabaya – Sabtu (28/2) pagi secara resmi 90 Pejabat Struktural Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) periode 2026/2031 resmi dilantik. Acara yang berlangsung khidmat ini menandakan langkah baru bagi UNUSA dalam menjalankan sistem.
Ada ratusan tenaga kependidikan dan dosen yang mendaftar pada Leadership Talent Development Program (LTDP). Program yang menjadi langkah awal UNUSA agar lebih tersistem dalam menetapkan pejabat struktural.
Setelah melewati tes, training, hingga pembekalan 90 orang terpilih menjadi pejabat struktural baru UNUSA. Dalam proses seleksi ini UNUSA dibantu oleh tenaga ahli dari Universitas Airlangga (UNAIR) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).
“Sehingga pemilihannya juga lebih objektif,” jelas Rektor UNUSA Prof. Dr. Ir. Tri Yogi Yuwono, IPU., Asean.Eng., dalam sambutannya.

Prof. Tri Yogi turut menegaskan bahwa kita meneguhkan komitmen untuk membawa UNUSA menjadi The Islamic Digital Health and Education University yang berdampak global. Maka dari itu ini adalah tanggung jawab besar yang harus dijawab dengan semangat GREATS.
“Growth, pertumbuhan kita bukan sekedar angka mahasiswa melainkan impactful growth. Untuk itu para dekan, kepala, direktur untuk memastikan setiap elemen bisa tumbuh secara kualitas,” bebernya.
Reputation adalah mata uang kita di kancah global. Masuknya kita di THE Impact Ranking dan QS Asia University Ranking adalah awal tugas dalam menjaga integritas akademik dan memperkuat prestasi UNUSA semakin diakui dunia.
Kemudian empowerment, kita harus menjaga sistem cerdas yang terintegrasi. Mari kita berdayakan seluruh dosen dan tenaga kependidikan, kita jadikan mereka manusia yang kompeten. “Mampu berkolaborasi, bukan hanya bekerja dalam sekat-sekat birokrasi,” imbuh Rektor UNUSA tersebut.
Advancement yang diartikan dengan jangan terlalu puas dengan status quo. Rektor UNUSA mengajak kita untuk mengupayakan bersama untuk aktif dalam inovasi digital dan kolaborasi internasional. Bahwa kita harus maju melampaui batas-batas tradisional pendidikan.
Transformation yakni dunia berubah dengan cepat. Bertfransformasi menjadi pimpinan yang adaptif, fokus pada kondisi mental digital dan tetap teguh pada nilai-nilai aswaja sebagai fondasi karakter.
Terakhir, sustainability yaitu segala yang kita bangun harus berkelanjutan secara finansial, ekologis, maupun spiritual. “Target kita pada 2030, 15 persen anggaran harus lahir dari produk inovasi dan kerjasama. Mari kita buktikan bahwa usia boleh muda namun prestasi harus melampaui usianya,” tegas Prof. Tri Yogi.
Optimisme UNUSA untuk menjadi kampus yang lebih baik ini didukung dengan sumber daya manusianya yang berkualitas. Dengan pejabat-pejabat struktural yang telah terseleksi, sehingga yang terpilih ini dipercaya memiliki kemampuan dalam mengemban tanggung jawab setiap tugasnya.(Humas Unusa)
English

