Surabaya – Lembaga pemeringkatan Webometrics Ranking of World Universities (Webometrics) baru saja merilis daftar peringkat universitas dunia edisi Januari 2026. Dalam pemeringkatan tersebut, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) berhasil menempati peringkat 52 kampus PTN/S terbaik di Indonesia, sekaligus berada di peringkat 10 PTN/S terbaik di Jawa Timur. Tak hanya itu, Unusa juga berada pada peringkat 15 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbaik di Indonesia.
Capaian ini disambut positif oleh pimpinan dan seluruh sivitas akademika Unusa. Rektor Unusa, Prof. Tri Yogi Yuwono, menyampaikan bahwa pemeringkatan Webometrics menggunakan sejumlah indikator utama dalam menilai kualitas universitas, yaitu Impact, Openness, dan Excellence.
Menurutnya, prestasi ini merupakan hasil dari kerja kolektif seluruh sivitas akademika dalam membangun budaya akademik yang produktif, terbuka, serta memberikan dampak luas. “Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Prestasi Webometrics di awal 2026 ini kami harapkan benar-benar memberikan dampak nyata atas kontribusi Unusa secara luas,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa pemeringkatan bukanlah tujuan utama universitas. Menurutnya, tujuan pokok institusi pendidikan adalah terus memperbaiki kualitas diri secara berkelanjutan, agar mampu menghasilkan lulusan yang unggul dan berkualitas. Sementara pemeringkatan merupakan salah satu implikasi dari proses peningkatan tersebut. “Ini menunjukkan bahwa Unusa siap bersaing tidak hanya di tingkat nasional, tapi juga internasional,” tegas Prof. Tri Yogi.

Sementara itu, Koordinator Tim Pemeringkatan Unusa, Mursyidul Ibad, M.Kes., juga menyampaikan bahwa hasil pemeringkatan ini diperoleh melalui kerja terpadu antar unit. Meski begitu, ia mengakui masih ada beberapa hal yang harus dituntaskan kedepannya. “Hampir semua indikator menunjukkan kenaikan signifikan. Baik dari segi Impact, Openness, dan Excellence. Hal ini menunjukkan bahwa segala aktivitas civitas Unusa berdampak kepada masyarakat,” jelasnya.
Ibad menambahkan, Unusa juga tengah mempersiapkan target berikutnya, termasuk mengejar capaian pada pemeringkatan internasional lain seperti THE Impact Ranking. “Kita akan kejar untuk pemeringkatan THE Impact Ranking. Sesuai target rektor, THE Impact Unusa diupayakan pada peringkat 601-700 yang saat ini kita di posisi diatas 1500. Selain itu kami sedang mengupayakan untuk masuk ke dalam QS WUR dimana saat ini Unusa masih berada di indeks pemeringkatan QS AUR,” ungkapnya.
Dengan capaian ini, Unusa optimistis dapat terus meningkatkan kualitas akademik, memperluas dampak penelitian, serta memperkuat kontribusi nyata kepada masyarakat. (Humas Unusa)
English

