Delegasi UNUSA Raih Predikat 1st Best Group di ICSM 2026

Singapura – Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) yang tergabung dalam CSSMoRA turut berpartisipasi dalam ajang International Conference Santri Mendunia (ICSM) Batch 4 yang digelar pada 10–14 Februari 2026 di Malaysia, Singapura, dan Thailand

ICSM merupakan forum akademik dan kolaboratif internasional yang bertujuan mengkaji transformasi pendidikan global melalui nilai-nilai pesantren dan sistem boarding. Kegiatan ini mempertemukan santri, akademisi, pendidik, dan pemangku kepentingan pendidikan untuk merumuskan kontribusi pesantren dalam menjawab tantangan pendidikan global .

Delegasi CSSMoRA Unusa yang mengikuti kegiatan ini adalah Zahra Luthfiatudz Dzakiah, mahasiswa S1 Gizi penerima Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB), serta Lutfiyah Hasanah, mahasiswa S1 Pendidikan Bahasa Inggris penerima PBSB .

Keikutsertaan CSSMoRA Unusa dalam ICSM bertujuan membuka wawasan mahasantri ke tingkat internasional, membawa gagasan akademik ke forum global, serta menegaskan bahwa mahasantri mampu berkontribusi dalam diskusi keilmuan lintas negara .

Mengangkat tema besar yaitu “Zakat, Wakaf, dan Kolaborasi Ekonomi Syariah”, delegasi Unusa dinobatkan sebagai 1st Best Group di ICSM Batch 4 selama masa program berlangsung.

Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Unusa tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi mampu menunjukkan kualitas akademik, kekompakan tim, kemampuan public speaking, serta daya saing di forum internasional. Capaian ini sekaligus mempertegas bahwa identitas santri bukanlah batasan untuk berkiprah di panggung global, melainkan fondasi kuat yang dibangun atas adab, akhlak, dan nilai-nilai Islam.

Selama kegiatan, peserta mengikuti kunjungan edukatif di tiga negara, termasuk ke percetakan Al-Qur’an Nasyrul Qur’an dan Putra Mosque di Malaysia , ziarah ke makam Habib Nuh serta kunjungan ke Singapore City Gallery dan Nanyang Technological University (NTU) di Singapura , hingga kunjungan akademik dan budaya di Thailand seperti Singhanakhon Wittayanusorn School dan Erawadee Company.

Konferensi utama yang digelar di Malaysia menghadirkan tiga narasumber dan dilanjutkan dengan forum debat bertema zakat dan wakaf sebagai solusi pengentasan kemiskinan serta instrumen ekonomi umat . Tema besar ICSM Batch 4 sendiri menunjukkan gerakan strategis santri global dalam memperkuat solidaritas ekonomi umat. (Humas Unusa)