Pelantikan Ners, Rektor Tegaskan: Teknologi Penting, Tapi Empati Lebih Utama!

Surabaya — Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) baru saja menggelar Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Lulusan Ahli Madya dan Profesi Ners Periode Januari 2026. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 22 lulusan resmi dilantik dan diambil sumpahnya sebagai tenaga kesehatan yang siap mengabdi untuk masyarakat.

Acara yang berlangsung khidmat ini menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk memasuki dunia kerja sekaligus mengemban tanggung jawab profesional sebagai perawat. 

Dalam sambutannya, Rektor Unusa, Prof. Dr. Ir. Tri Yogi Yuwono, DEA., IPU., ASEAN.ENG., menyampaikan pesan agar para lulusan menjadi perawat yang melek teknologi dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Menurutnya, kemajuan teknologi di bidang kesehatan saat ini harus dimanfaatkan untuk membantu pelayanan dan mempercepat proses kesembuhan pasien. Namun demikian, Rektor menekankan bahwa secanggih apapun teknologi, hal tersebut tetap hanya merupakan alat bantu.

“Yang paling penting sebagai perawat adalah compassion, jiwa belas kasih. Sikap empati dan kepedulian merupakan nilai utama yang harus menjadi perhatian utama kalian sebagai seorang perawat dalam memberikan pelayanan kesehatan,” pesannya.

Lebih lanjut, para lulusan diharapkan tidak hanya terpaku pada tugas di rumah sakit, tetapi juga memiliki peran besar dalam menjaga dan memastikan kesehatan masyarakat, terutama dalam konteks kesehatan keberlanjutan. Perawat, kata Rektor, tidak hanya bertugas menyembuhkan raga, tetapi juga hadir untuk merawat jiwa pasien dengan ketulusan dan perhatian. (Humas Unusa)