SOSOK yang satu ini juga sudah sangat akrab di dunia perguruan tinggi. Sebelum resmi dilantik sebagai Wakil Rektor III Unusa Bidang Riset, Inovasi, Pengabdian kepada Masyarakat, Hubungan Eksternal, dan Pemeringkatan Global, Prof. Dr. Bambang Sektiari Lukiswanto, DEA., DVM., pernah mengemban berbagai posisi strategis di Universitas Airlangga (Unair). Ia menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni pada 2021–2025, serta sebelumnya pada 2020–2021 memimpin bidang Riset, Inovasi, dan Pengabdian kepada Masyarakat.
Prof. Bambang merupakan guru besar di bidang Klinik Kedokteran Hewan FKH Unair dan dikenal luas sebagai akademisi sekaligus ilmuwan yang mendalami kedokteran hewan, bedah eksperimental, serta pengembangan riset veteriner yang berfokus pada kesehatan masyarakat dan kesejahteraan hewan (animal welfare).
“Saya menyelesaikan pendidikan sarjana dan profesi dokter hewan di FKH Unair pada 1987, lalu melanjutkan pendidikan magister dan doktoral di University René Descartes, Paris V, Prancis,” tuturnya.
Rekam jejak karir akademiknya sarat dengan pengalaman memimpin berbagai unit penting. Selain menjadi wakil rektor, ia pernah menjabat sebagai Direktur Akademik, Kepala Badan Penjaminan Mutu, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Kepala Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru, Kepala Departemen Klinik Kedokteran Hewan, hingga memimpin Rumah Sakit Hewan Pendidikan FKH Unair.
Di luar kampus, kiprah Prof. Bambang juga tidak kalah panjang. Ia pernah menjadi Anggota Majelis Kehormatan Etik Kedokteran Hewan Indonesia, Anggota Komisi Ahli Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Kementerian Pertanian, serta Asesor ASEAN University Network–Quality Assurance (AUN-QA) sejak 2018.
Sebagai peneliti, ia memiliki produktivitas yang mengesankan. Dalam sepuluh tahun terakhir, lebih dari 30 publikasi internasional ia hasilkan, dengan topik mulai dari penyembuhan luka (wound healing), toksikologi hewan, hingga pengembangan terapi herbal untuk kedokteran veteriner. Karyanya menghiasi berbagai jurnal bereputasi seperti Veterinary World, Open Veterinary Journal, Research Journal of Pharmacy and Technology, dan Journal of Advanced Veterinary Research.
Namanya juga kerap hadir di forum ilmiah internasional sebagai keynote speaker maupun panelis. Ia tercatat pernah tampil dalam ASAIHL Conference, ASEAN-FEN+ Leaders Symposium, serta berbagai workshop akademik yang digelar oleh BAN-PT, AUN-QA, maupun DAAD Jerman.
Dalam bidang pengembangan kelembagaan, Prof. Bambang tercatat sebagai asesor dan fasilitator nasional BAN-PT selama 2007–2021, ikut menyusun instrumen Akreditasi 4.0 untuk program studi dan institusi, serta menjadi fasilitator akreditasi LAM-PTKes. Ia juga aktif sebagai reviewer jurnal internasional terindeks Scopus. Atas dedikasi dan kontribusinya, ia menerima penghargaan Prix Mahar Schutzenberger dari AFIDES Prancis pada 1996.
Kini, dengan segala pengalaman akademik dan jejaring internasionalnya, Prof. Bambang mengemban amanah baru sebagai Wakil Rektor III Unusa. Kehadirannya diharapkan mampu memperkuat tata kelola riset, inovasi, pengabdian masyarakat, serta mendorong kolaborasi dan pemeringkatan global Unusa agar semakin berdaya saing internasional, berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan. (Humas Unusa)
English

