Surabaya – Sebagai perguruan tinggi yang konsisten mendorong riset aplikatif dan pengabdian kepada masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) kembali menunjukkan prestasi atas inovasi yang diciptakan. Tiga dosen Unusa sukses meraih penghargaan dalam ajang INOVBOYO (Inovasi Kota Surabaya) 2025 yang diselenggarakan Pemerintah Kota Surabaya melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (BAPPEDALITBANG).
INOVBOYO 2025 merupakan kompetisi inovasi tahunan yang menjadi wadah kolaborasi bagi berbagai elemen masyarakat, mulai dari ASN, akademisi, mahasiswa, masyarakat umum, startup, hingga pelaku UMKM, untuk menghadirkan ide-ide kreatif dan solutif guna meningkatkan kualitas pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, serta mendukung terwujudnya Surabaya sebagai Smart City berbasis teknologi dan inovasi.
Dalam ajang tersebut, dosen Unusa Rizki Amalia, SST., M.P.H., berhasil meraih Juara I Kategori Agribisnis dan Energi Baru Terbarukan melalui inovasi berjudul Sistem Penyediaan Layanan Informasi Ibu Pasca Persalinan. Inovasi ini menjadi wujud kontribusi Unusa dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan ibu dan bayi melalui penyediaan informasi yang mudah diakses dan aplikatif bagi masyarakat.
“Inovasi dirancang untuk membantu ibu pasca melahirkan mendapatkan informasi kesehatan yang tepat, sehingga mereka merasa lebih aman, percaya diri, dan teredukasi dalam masa pemulihan setelah persalinan,” ujarnya.
Prestasi selanjutnya diraih oleh Iis Noventi, S.Kep.Ns., M.Kep., yang menyabet Juara II Kategori Sosial Kependudukan lewat inovasi Sendok untuk Lansia yang Mengalami Tremor. Inovasi tersebut dirancang sebagai solusi sederhana namun berdampak besar untuk membantu lansia tetap mandiri dalam aktivitas sehari-hari, sekaligus meningkatkan kualitas hidup kelompok rentan.
“Saya melihat banyak lansia kesulitan makan karena tremor. Inovasi ini diharapkan dapat membantu mereka tetap mandiri dan menjaga martabat serta kualitas hidupnya,” tutur Iis.
Sementara itu, Achmad Syafiuddin, S.Si., M.Phil., Ph.D., dosen Unusa lainnya, meraih Juara Harapan I Kategori Agribisnis dan Energi Baru Terbarukan dengan inovasi Teknologi Pengolahan Limbah Cair Rumah Tangga. Inovasi ini menegaskan peran Unusa dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan melalui teknologi yang ramah lingkungan dan mudah diterapkan di tingkat rumah tangga.
Keberhasilan tiga dosen Unusa dalam ajang INOVBOYO 2025 ini semakin mengukuhkan peran Unusa sebagai perguruan tinggi yang konsisten menghadirkan inovasi berbasis riset dan pengabdian kepada masyarakat. Capaian tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sivitas akademika untuk terus berkontribusi aktif dalam pembangunan Kota Surabaya melalui inovasi yang berdampak nyata. (Humas Unusa)
English

