Fakultas Kedokteran

Lokasi: Kampus B
Program Studi: S1 Pendidikan Dokter

Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (FK UNUSA) didirikan oleh UNUSA sebagai wujud komitmen Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (YARSIS) untuk berperan aktif dalam bidang pendidikan dan kesehatan. Dengan dukungan dari dua rumah sakit yang telah berdiri sebelumnya yaitu Rumah Sakit Islam Surabaya A Yani dan Rumah Sakit Islam Surabaya Jemursari, maka komitmen untuk meningkatkan pelayanan di bidang kesehatan seharusnya juga didukung oleh adanya Fakultas Kedokteran. Berawal dari Sekolah Perawat Kesehatan yang telah ada sejak tahun 1979 dan menjadi Akademi Kebidanan pada tahun 1997, pendirian Akademi Keperawatan pada tahun 1985, bergabungnya kedua akademi tersebut pada tahun 2006 menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan hingga akhirnya pada tahun 2013 berubah bentuk menjadi Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya merupakan bukti kuatnya pengalaman YARSIS dalam bidang pendidikan kesehatan. Pada tahun 2014 berdasarkan Surat Keputusan 261/E/O/2014 maka Program Studi S1 Pendidikan UNUSA secara resmi mendapatkan ijin operasional.

Menjadi Fakultas Kedoteran yang terkemuka, unggul di tingkat nasional dan internasional, profesional dalam ilmu kedokteran pencegahan, berjiwa wirausaha serta berkarakter Islami.
      1. Mengembangkan Fakultas Kedoteran sebagai pusat pendidikan kedokteran yang terkemuka dan unggul dengan membangun sistem manajemen yang profesional.
      2. Menghasilkan lulusan yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran (iptekdok), profesional dalam ilmu kedokteran pencegahan, berjiwa wirausaha, serta berkarakter Islami.
      3. Mengembangkan penelitian di bidang ilmu kedokteran dasar, kedokteran klinik, dan kedokteran komunitas di lingkungan pesantren dan masyarakat secara umum.
      4. Mengembangkan sistem kesehatan komunitas dan ilmu kedokteran pencegahan secara umum, terutama dengan memperkuat peran pos kesehatan pesantren (poskestren) sebagai pusat layanan primer bagi masyarakat.
      5. Menumbuhkembangkan budaya Ahlus Sunnah wal Jamaah An-Nahdliyah dalam kehidupan masyarakat.
      1. Terwujudnya sistem manajemen kelembagaan yang efektif, efisien, transparan, akuntabel, dan mandiri.
      2. Terwujudnya lulusan yang unggul dalam iptekdok dan ilmu kedokteran pencegahan dengan menumbuhkan keinginan belajar sepanjang hayat, berpikir analitis, kritis dan inovatif, serta berjiwa wirausaha dan berkarakter Islami.
      3. Terwujudnya penelitian di bidang kedokteran yang inovatif untuk pengembangan keilmuan dan aplikasi dalam pelayanan kesehatan.
      4. Terwujudnya pengabdian kepada masyarakat yang berbasis penelitian dan berorientasi pada prinsip pencegahan.
      5. Terwujudnya sistem kesehatan komunitas dan ilmu kedokteran pencegahan secara umum, terutama dengan memperkuat peran poskestren sebagai pusat layanan primer bagi masyarakat.

Program Studi