Surabaya – Pusat Layanan Tes Indonesia (PLTI) melakukan kunjungan ke Tower Kampus B Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) pada Senin (28/10). Agendanya survei lokasi Laboratorium Computer Based Test (Lab CBT) di lantai 7 Tower Unusa untuk pelaksanaan Tes  Kemampuan Dasar Akademik (TKDA) dan Test of English Proficiency (TOEP).

“Kunjungan ini terkait proposal Unusa yang mengajukan permintaan menjadi mitra PLTI sebagai tempat penyelenggaraan tes TKDA dan tes TOEP,” kata Direktur Unusa Language Center (ULC) Nurul Kamariyah SKep Ns MKes saat menerima kunjungan Abdillah Wicaksana Basri SA, Manajer TI PLTI bersama Sekretaris UCL Kuswanto SST, Operating Manajer ULC  Tiyas Saputri SS MPd,  dan Direktur Sistem Informasi dan Perpustakaan Unusa Drajad Uji Cahyono.

Nurul mengatakan saat ini kebutuhan internal di kalangan para dosen Unusa untuk sertifikasi semakin tinggi, seiring berkembangnya sivitas akademika Unusa. Oleh karenanya Unusa ingin menjadi mitra PLTI sebagai tempat pelaksanaan tes TKDA dan tes TOEP untuk sertifikasi dosen.

TKDA dan TOEP adalah tes potensi akademik untuk mengukur kemampuan dosen, mengingat dosen adalah tenaga pendidik yang profesional yang wajib mengembangkan, mentransformasikan ilmu pengetahuan dan teknologi serta seni dalam bidangnya. Menurut undang-undang setiap dosen wajib tersertifikasi, TKDA dan TOEP adalah bentuk tes untuk sertifikasi dosen.

“Permintaan sertifikasi dosen sangat tinggi, sementara penyelengaraannya relative terbatas. Harapannya jika Unusa bisa menjadi tempat sertifikasi dosen, maka para dosen Unusa yang akan melakukan sertifikasi tak perlu jauh-jauh ke universits lain, namun bisa dilakukan di kampus sendiri. Dengan catatan, mendaftar cepat dan mendapatkan kuota. Pasalnya penyelenggaraan sertifikasi dosen untuk tes TKDA dan TOEP juga diperuntukkan kalangan eksternal,” papar Nurul.

Tiyas Saputri SS MPd, Operating Manajer ULC menambahkan sebagai kampus terakreditasi B, Unusa bisa mengajukan sebagai mitra PLTI. Setelah proposal diajukan, PLTI melakukan kunjungan untuk mengecek kriteria sebagai persyaratan menjadi mitra. Dan jika proposal diterima,  dilanjutkan dengan MoU (kerja sama).

“JIka harapan ini terwujud, Unusa merupakan mitra PLTI yang pertama dari universitas swasta. Tak hanya bermanfaat bagi kalangan dosen internal, namun juga kalangan eksternal,” kata Tiyas.

Sementara itu Direktur Sistem Informasi dan Perpustakaan Unusa Drajad Uji Cahyono mengatakan fasilitas Lab CBT siap melakukan tes secara online. Sebelumnya Lab CBT sudah sering menyelenggarakan uji kompetensi (ukom) beberapa prodi dan juga sebagai tempat simulasi tes ujian tulis berbasis komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). “Persiapan teknis akan terus dilakukan agar setiap pelaksanaan tes online di Lab CBT  berjalan lancar,” kata Drajad. (hap/Humas Unusa)

Spread the love