Surabaya – Dua Dosen Prodi D-IV Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Merry Sunaryo, S.K.M., M.KKK dan Ratna Ayu Ratriwardhani, S.ST., M.T berserta mahasiswa mengenalkan Kesehatan Kerja di sektor informal pekerja mabel yang ada di Jalan Semarang, Surabaya.
Merry Sunaryo menjelaskan, pengenalan ini dilakukan agar pekerja di industri informal seperti mebel bisa melindungi dirinya dari bahaya yang mengancam. Dengan pemberi informasi ini, pekerja bisa lebih nyaman saat menjalankan pekerjaannya. “Sehingga mereka lebih terlindungi kesehatannya dalam berkerja yang memang memiliki resiko lebih,” bebernya.
Sektor informal merupakan salah satu bagian dari sektor ekonomi yang berupa usaha berskala kecil, serta berfokus dalam memproduksi ataupun mendistribusikan barang atau jasa. Dengan tujuan utama yaitu memperoleh pendapatan, sehingga sektor informal memiliki sistem kerja yang tidak terstruktur atau kurangnya aturan yang berbeda dengan sektor formal.
Merry menyebutkan perlunya memperhatikan K3 dalam sektor formal maupun informal yang merupakan salah satu upaya untuk menciptakan tempat kerja yang aman, sehat, bebas dari pencemaran lingkungan. “Selain itu juga dapat mengurangi angka kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja,” ujarnya.
Sosialisasi ini dilakukan secara langsung, dimana banyak pekerja mabel yang belum mengetahui adanya kesehatan kerja. Selain itu, banyak pekerja yang tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). “Kondisi ini sangat berbahaya karena bisa mengakibatkan sakit pernafasan atau lainnya,” jelas Merry.
Mahasiswa yang ikut dalam kegiatan ini menjelaskan tentang bahaya yang dapat diakibatkan karena kurang dalam menerapkan kesehatan dan keselamatan kerja. Dengan penjelasan ini diharapkan para pekerja menyadari akan resiko pada pekerjaananya, sehingga bisa lebih menjaga kesehatan dan keselamatan kerja.
Salah satu pekerja, Suryono mengaku senang dengan sosialisasi yang dilakukan dosen dan mahasiswa Unusa. Selama ini saya tidak pernah mengenakan masker saat berkerja. Tapi setelah di beri informasi jika bahaya terhadap kesehatan akan menyerang, saya jadi takut dan memilih untuk gunakan masker saat berkerja,” katanya.
Suryono menjelaskan, penjelasan dari dosehn dan mahasiswa Unusa cukup membuat dirinya mengerti bagaimana bahaya yang akan dialami saat berkerja. “Banyak sekali bahaya yang dialami, jadi saya harus berhati-hati dan akan selalu mengenakan APD saat berkerja agar dapat meminimalkan resiko bahaya tersebut,” bebernya. (sar humas)

Spread the love