Surabaya – Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) lolos Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia (KMMI) 2021 sebagai salah satu pendukung dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang merupakan program dari Direktorat Jendral (Dirjen) Dikti.

KaProdi PGSD Unusa, Sri Hartatik, S.Si.,M.Pd mengatakan, pengumuman lolos ini diumumkan melalui website Kemdikbud.go.id dengan judul Course KMMI Augmented Reality (AR) Learning Media. Dengan judul ini, melalui berbagai variasi metode pembelajaran, mahasiswa mampu membuat media pembelajaran augmented reality dengan efektif dan menarik bagi peserta didik.

“Memberikan keterampilan kepada mahasiswa untuk merancang media pembelajaran 3 dimensi secara menarik berdasarkan barcode atau media pembelajaran konvensional yang telah ada,” ungkap Sri Hartatik, Sabtu (3/7).

Wanita yang biasanya dipanggil Tatik menjelaskan, dalam hibah KMMI, Prodi PGSD mempersiapkan pembelajaran yang menjadi salah satu pendukung pembelajaran 3 dimensi. “Siswa juga akan terbantu dalam mengkongkritkan materi-materi abstrak melalui visualisasi 3 dimensi,” ungkap Tatik.

Dijelaskan, pihaknya akan melibatkan siswa dalam pembelajaran yang memanfaatkan tiga dimensi model augmented reality ini, sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar mereka. “Teknologi AR dapat menghadirkan lingkungan pembelajaran yang memungkinkan siswa menerima dan menyimpan informasi melalui handphone,” jelasnya.

Melalui hibah KMMI ini, Tatik ingin menunjukkan bahwa Prodi PGSD merupakan Prodi yang unggul dan berkompeten dalam menyelenggaran course terkait pengembangan media pembelajaran yang inovatif dan berbasis augmented reality. (sar humas)

Spread the love