Surabaya – Komunitas pengusaha muda yang tergabung dalam Millennial Speak Up akan membantu mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menciptakan produk-produk baru hingga mampu memiliki brand nasional.

Kerja sama ini merupakan bagian kegiatan Campus Business Incubator. Perjanjian kerja sama (PKS) sudah ditandatangani antara Rektor Unusa Prof Ir Achmad Jazidie didampingi Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unusa Dr Yusak Anshori MM, dengan Dirut PT Millenial Sejahtera Usaha Viki Yossida, di Ruang LSP lantai 4, Tower Unusa, Kampus B, Senin (22/7/2019).

“Kerjasama ini untuk mengakomodir adik-adik mahasiwa yang memiliki bisnis, bisa masuk dalam komunitas millennial speak up. Dengan begitu mereka   bisa menjalankan bisnis secara bersama-sama,” kata Dekan FEB Unusa Dr Yusak Anshori.

Tak sekadar bisa menjalankan bisnis, lanjut Yusak, mereka diharapkan juga bisa menjaga kontinuitas bisnisnya tersebut, sehingga tidak merasa berat. Pasalnya dengan keberadaan ekosistem bisa melakukan pengembangan usaha, sekaligus memulai bisnis dalam ekosistem tersebut.

Untuk menjaring para entrepreneur di kalangan mahasiswa, pada Agustus mendatang akan digelar beberapa lomba. “Para pemenang lomba nantinya akan dilibatkan dalam festival enplus di bulan Maret. Saat ini kami sudah mulai mendata potensi entrepreneur mahasiswa dimulai dari FEB yang kemudian dilanjutkan ke fakultas lain yang melibatkan universitas,” kata Yusak.

Rektor Unusa Prof Achmad Jazidie menyambut positif kerja sama tersebut. Kehadiran komunitas pengusaha zaman now yang tergabung dalam Millennial Speak Up diharapkan mampu mendorong dan memberi wadah para mahasiswa yang memiliki banyak karya dan usaha.

“Millennial Speak Up merupakan gerakan untuk membangkitkan entreprenur anak muda terutama kalangan kampus untuk menjadi 1000 startup. Goal kita adalah mahasiswa bisa menciptakan brand-brand baru yang bisa berkompetisi di dunia bisnis” kata Dirut PT Millenial Sejahtera Usaha (MPU) Viki Yossida.

PT MPU merupakan perusahan konsultan di bidang SDM. Millennial Speak Up bagian dari PT MPU yang fokus pada pengembangan entrepreneur muda di kampus. Saat ini sudah menjalin kerja sama dengan beberapa kampus, seperti Unusa, Universitas Trunojoyo, IBMT, Universitas Darma Cendika.

“Kami memang tidak menggandeng kampus grade A yang memang sudah kuat membangun bisnis usaha mereka. Sasaran kita di kampus adalah mengubah pola pikir mahasiswa yang hanya sekadar ingin menjadi karyawan. Bekerja di perusahaan bukan usaha yang utama. Yang utama adalah networking dan niat untuk berusaha,” papar Viki.

Realisasi kerja sama dengan kampus, nantinya Millennial Speak Up akan membentuk inkubator bisnis di kampus. “Dalam inkubator tersebut komunitas kami akan melakukan pendampingan kepada para mahasiswa agar mampu menciptakan produk sampai memiliki nasional brand yang kompetitif. (hap/Humas Unusa)

Spread the love