Lima Langkah Mengatur Keuangan Pasca Lebaran

Surabaya – Pasca lebaran akan berdampak pada keuangan seseorang lantaran habis untuk kebutuhan lebaran. Dosen Akuntansi Unusa, Dina Anggraeni Susesti, S.E., M.SA. memiliki lima langkah mengatur keuangan pasca lebaran.


Dina menjelaskan, moment lebaran menjadi langkah bersilaturahmi dengan saudara yang membuat membutuhkan banyak biaya untuk menjamunya. Dengan lima cara ini menjadi salah satu langkah untuk mengolah keuangan pasca lebaran. “Jadi ini mengolah uang yang ada karena memang gajian itu masih lama jadi langkah ini mengolah keuangan yang ada,” jelasnya, Rabu (19/5).


Lima tips mengolah keuangan pasca lebaran dimulai dengan mengevaluasi pengeluaran selama lebaran dengan mengatur kembali pos-pos yang dirasa kurang penting. “Jadi pengeluaran yang tidak penting ini sering kita lakukan bahkan saat sudah membeli barang yang tidak terlalu penting dan urgent,” ungkap Dina.


Langkah kedua, prioritaskan pengeluaran yang berdasar kebutuhan utama untuk keinginan atau kebutuhan tersier di singkirkan terlebih dahulu. Langkah ketiga, membayar utang atau kewajiban dimana seseorang cenderung lebih menggunakan kartu kredit untuk berbelanja.


“Sehingga tagihan kartu kredit lebih di dulukan untuk membayar, jika tidak ada full payment alangkah baiknya membayar dengan minim payment untuk sementara waktu sampai kebutuhan lainnya dapat tercukupi. Cara seperti itu dapat membantu pemulihan kondisi financial pasca lebaran,” ucap Dina.


Langkah keempat, menjadi smart buyer kita bisa membatasi belanjaan harian dengan membuat rincian daftar belanja. Langkah kelima, jika sudah terinci berdasar kebutuhan. “Dari sini, kita bisa mulai menabung kembali sehingga perekonomian keluarga bisa mencukupi selama menunggu gajian,” ucap Dina. (sar humas)