Surabaya – Fakultas Ekonomi Bisnis dan Teknologi Digital (FEB-TD) kembali menggelar webinar Series for Future Creative Enterpreneur #3 : Penerapan Konsep Marketing dalam Usaha Anda, Sabtu (17/7).

Dalam acara ini, menghadirkan narasumber antara lain Riset Wijoyo, General Manager Digital Lifestyle Telkomsel dan Content Writer and Digital Branding Analytics, Fadel Yulian.

Dalam materinya, Wijoyo menjelaskan paradigma perusahaan inovatif sudah bergeser, dimana perusahaan memiliki aset digital akan menguasai peringkat atas. Sehingga, aset tidak hanya terbatas produk namun data pelanggan.

“Data pelanggan ini pemanfaatannya besar untuk marketing di dunia digital, salah satunya untuk IOT (Internet of Things). Hal ini seiring dengan menigkatnya interaksi machine-to-machine yang didukung teknologi seluler,” ungkap Wijoyo, Sabtu (17/7).

Wijoyo menjelaskan, sebelumnya para ahli mengatakan bahwa ke depan IOT sangat penting. “Dan kini mulai terbukti. Beberapa tahun ke depan di Indonesia akan ada lima miliar barang yang terkoneksi IOT,” terangnya.

Karena itu, katanya, dalam pemasaran kita harus tetap memadukan traditional marketing mix dengan digital marketing mix. “Hal ini dikarenakan di era ini pelanggan lebih membutuhkan pemasaran yang bersifat personalisasi, dengan dukungan user-generated content dan re-marketing process, di mana hal itu dijembatani oleh digital marketing mix dan di support secara strategis oleh traditional marketing mix,” jelas Wijoyo.

Sedangkan, narasumber lainnya, Fadel menjelaskan, saat ini dalam digital marketing kita perlu mengutamakan Story Selling. Gabungan antara copy writing dan content writing untuk menciptakan konten yang meningkatkan engagement pelanggan.

“Copy writing untuk menarik pelanggan, content writing untuk menjaga pelanggan tetap bersama brand tertentu.
Copy writing harus mengandung call to action yang nantinya disambut oleh content writing,” bebernya.

Sebagai enterpreneur harus memahami platform sosial media dan konten yang sesuai untuk proses copy writing dan content writing yang sesuai. Hal ini harus didukung dengan pemahaman atas produk, tujuan produk dengan materi content, siapa audience nya, dan solusi yang ditawarkan dari produk dalam konten. “Yang pasti kita harus konsisten dengan konten yang kita buat, sehingga kita bisa menciptakan ciri khas dalam digital marketing kita,” imbuh Fadel. (sar humas)

Spread the love