Surabaya – Salah satu Alumni Program Studi (Prodi) D-3 Kebidanan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Wahyu Erisa Fitri, Amd.Keb berpesan untuk calon mahasiswa untuk tidak menyerah dan putus asa lantaran minim biaya untuk melanjutkan kuliah.

Saat ini, Erisa berkerja di Puskesmas Sukodono. Dirinya berpesan jangan mudah berputus asa lantaran tidak bisa melanjutkan kuliah. “Karena sekarang banyak beasiswa bidikmisi, Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, beasiswa prestasi dan lainnya untuk bisa berkuliah terlebih di Unusa,” jelasnya.

Erisa menceritakan jika dirinya dari keluarga dengan perekonomian menengah kebawah dimana ayahnya yang berkerja di pabrik sebagai Salles motoris dengan gaji dibawah Upah Minimum Regional (UMR) serta ibunya hanya ibu rumah tangga. Saat lulus SMK, Ayahnya dipecat dari perusahaan sedangkan adeknya harus melanjutkan sekolah ketingkat SMA.

“Saya saat itu sempat memiliki keinginan untuk berkerja untuk membantu adek untuk tetap bisa sekolah ditingkat SMA,” ucap Erisa, Rabu (24/6).

Namun, upayanya untuk bisa melanjutkan kuliah menemui hasil lantaran Erisa mendapatkan informasi jika Unusa membuka jalur bidikmisi beasiswa. “Saya coba-coba siapa tahu rezeki saya bisa memperoleh beasiswa tersebut,” ucapnya.

Setelah dinyatakan lolos mendapatkan beasiswa kuliah di Unusa, Erisa memberitahukan kedua orang tuanya. Dengan memperoleh beasiswa bidikmisi tersebut, kedua orang tuanya sangat senang dan bangga. “Keduanya sempat tidak percaya saya bisa lolos dan melanjutkan pendidikan untuk kuliah, tapi setelah dikasih kabar lolos ini keduanya sangat senang,” ucapnya.

Erisa menjelaskan selama menjalani kuliah di Unusa, tidak ada perbedaan dengan mahasiswa reguler. “Kita diajarkan sama seperti mahasiswa lainnya jadi ini membuat motivasi saya untuk bisa memperoleh yang terbaik dalam kuliah,” ucapnya.

Selama menimba ilmu di Unusa, Erisa memperoleh berbagai macam prestasi seperti finalis di hypothalamus competition di Universitas Negeri Jember pada tahun 2016. Setelah itu, pada tahun 2017, menjadi finalis di KMI awards dan expo KMI di Politeknik Negeri Pontianak.

Yang terakhir pada tahun 2018, memperolen juara satu KBMI kategori industri kreatif di Institut Pertanian Bogor (IPB), Bogor. “Yang paling membanggakan di tahun 2018 itu juga saya lulus dan menjadi wisudawan terbaik Prodi D-3 Kebidanan Unusa,” ucap Erisa. (sar humas)

Spread the love