Nanang Rokhman Saleh, S.Ag., M.Th.I

Surabaya – Salah satu kesibukan orang tua ketika waktu libur tiba adalah mengajak putra-putri berwisata. Ini pulalah yang dilakukan dosen dari Prodi S1 Pendidikan Guru PAUD FKIP, Nanang Rokhman Saleh, S.Ag., M.Th.I. Ia biasa mengajak kedua anaknya wisata religi untuk mengenal sejarah dan kebudayaan Islam di Indonesia.

Pilihannya itu karena Nanang ingin menjelaskan kepada dua buah hatinya yang masih kecil terbiasa untuk wisata religi. Tujuannya ingin mengenalkan perjuangan Islam yang ada di Indonesia sejak dini, terlebih di Pulau Jawa.

“Biasanya saya agendakan kunjungan ke rumah saudara sekaligus mengagendakan untuk wisata religi, biasanya ke sunan-sunan yang ada di dekat rumah saudara misalnya, jika ada halal bi halal di Lamongan, saya ajak k eSunan Drajat,” beber Nanang, Senin (19/7).

Nanang menjelaskan, menanamkan sejarah perjuangan Islam di Indonesia agar anak terbiasa mengenal lebih baik pengetahuan sejarah. “Mereka bisa tahu perjuangan dalam mensyiarkan Islam di Nusantara, sehingga anak paham bahwa dirinya muslim karena dakwah mereka,” ungkapnya.

Diakuinya, kegiatan wisata religi ini sebenarnya kegiatan yang sebelumnya diajarkan oleh kedua orang tua Nanang. Kegiatan ini dilakukan secara turun temurun. Kami ingin anak-anak lebih mengerti sejarah perjuangan dakwah Islam di Nusantara,” ungkap pria yang menjabat sebagai Kaprodi PG PAUD.

Nanang berharap bisa terus melestarikan wisata religi kepada anak hingga cucunya kkelak, seperti yang diajarkan kedua orang tuanya. “Terlebih silaturahmi dengan saudara harus dilakukan dengan baik,” ungkapnya. (sar humas)

Spread the love