Unusa Career Centre Gelar Seminar Peluang Tenaga Kesehatan Kerja di Luar Negeri

Surabaya:

Sebagai bentuk nyata atas kepedulian Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) terhadap dunia kesehatan, khususnya dibidang kesehatan, Sabtu (15/10) siang, Unusa Career Center menggelar Seminar Peluang Tenaga Kesehatan untuk Bekarir di Luar Negeri, di  Gedung Serba Guna Unusa RSI Jemursari, Kampus B.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pandangan kepada mahasiswa yang mengambil konsentrasi di bidang kesehatan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di luar negeri. Unusa adalah universitas yang memiliki 3 Fakultas yang terkait dengan dunia kesehatan, masing-masing, Fakultas Kedokteran (S1 Pendidikan Dokter), Fakultas Keperawatan dan Kebidanan (S1 Keperawatan, Profesi Ners, D3 Keperawatan, D3 Kebidanan), Fakultas Kesehatan (S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat, S1 Gizi, D-IV Analis Kesehatan) dan memiliki 2 Rumah Sakit Islam (RSI A. Yani dan RSI Jemursari Surabaya), sebagai sarana untuk menyiapkan tenaga kesehatan, agar mempunyai kemampuan yang maksimal di bidanng kesehatan.

Dua nara sumber dihadirkan masing-masing Kasubdit Analisis dan Keterpaduan TKLN BNP2 TKI, Sudiharto, S.Kp, M.Kes, dan Direktur PT. Timur Jaya Lestari, Ahmad Faisol, SE. Para pemateri memaparkan kiat dalam menghadapi dan meningkat daya saing tenaga kerja di bidang kesehatan baik di Indonesia maupun di luar negeri.

“Selama ini, Biro penempatan tenaga kerja yang ada di luar negeri selalu beranggapan bahwa tenaga kerja yang dikirim dari Indonesia ke luar negeri selalu sebagai pembantu rumah tangga atau pekerja buruh kasar dan serabutan. Padahal TKI itu bukan hanya bekerja sebagai pembantu rumah tangga atau pekerja buruh kasar dan buruh serabutan, namun banyak tenaga ahli di Indonesia dikirim keluar negeri sebagai perawat maupun dokter,” kata Sudiharto.

Ada banyak peluang bagi tenaga kesehatan di luar negeri, lanjut Sidiharto, bisa diisi oleh lulusan perguruan tinggi bidang kesehatan. “Melalui seminar ini kami berharap para mahasiswa di bidang kesehatan dapat mempersiapkan diri dalam bidang keterampilan yang dibutuhkan di luar negeri,” katanya. (Humas Unusa)