Program Studi D4 Kesehatan dan Keselamatan Kerja Fakultas Kesehatan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya menjadi Program Studi D4 Kesehatan dan Keselamatan Kerja yang Professional, Unggul dan Islami
  1. Melaksanakan pendidikan kesehatan dan keselamatan kerja yang komprehensif dan berorietasi kepada kepentingan masyarakat
  2. Melaksanakan penelitian di bidang kesehatan dan keselamatan kerja untuk meningkatkan ilmu pengetahuan dan mutu pelayanan di bidang kesehatan dan keselamatan kerja
  3. Melaksanakan pengabdian masyarakat dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat
  4. Melaksanakan dan meningkatkan entrepreneurship berdasarkan pemikiran yang inovatif dan kreatif agar mampu bersaing dibidang gizi
  1. Mampu berperilaku profesional, bermoral dan beretika islami serta tanggap terhadap nilai sosial budaya dalam praktik di bidang kesehatan dan keselamatan kerja
  1. xxxx

Lulusan Program studi Sarjana Kesehatan dan Keselamatan Kerja (D4 K3) Fakultas kesehatan UNUSA diharapkan menjadi ahli kesehatan dan keselamatan kerja yang professional dan dapat berperan sebagai;

  1. xxxxx

Program Studi D4 Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Selayang Pandang
Program studi D4 Kesehatan dan Keselamatan Kerja merupakan  prodi baru di Fakultas Kesehatan Universitas NU  Surabaya, berdiri sejak 2017. Kurikulum yang akan diterapkan dalam penyelenggaraan Program Studi D4 Kesehatan dan Keselamatan Kerja mengacu pada Kepmenkes 2007 dan kurikulum pendidikan tinggi yang berlaku dan dikeluarkan Dikti yaitu kurikulum KBK. Kurikulum tersebut secara operasional dikembangkan oleh Fakultas Kesehatan  sesuai dengan situasi, kondisi, dan tantangan kebutuhan serta berorientasi ke masa depan serta basis kompetensi dan kewirausahaan.

Sesuai dengan KepMenKes N0.374/MENKES/SK/III/2007 Kurikulum Program ini disusun dengan bertolak dari tujuan pendidikan Kesehatan dan Keselamatan Kerja, orientasi pendidikan dan kerangka konsep pendidikan, khususnya menyangkut kelompok-kelompok ilmu, pengalaman belajar, dan evaluasi hasil belajar peserta didik. Kurikulum institusional disusun dengan bertolak dari kompetensi yang  tercantum dalam kurikulum nasional dengan besar beban studi pada kurikulum lengkap 144– 160 SKS dan masa pendidikan 4 tahun. Besar beban kurikulum inti adalah 57-72% dari kurikulum lengkap. Untuk meningkatkan kemampuan dalam hal penelitian perlu dicantumkan dalam kurikulum lengkap penulisan karya tulis ilmiah dengan beban studi 4 sks.